# Photos 30May
Kelebihan dan Kelemahan Outsourcing

     Outsourcing atau alih daya adalah pemanfaatan tenaga kerja dengan cara memborongkan atau memindahkan tugas dan tanggung jawab pekerjaan atau kegiatan perusahaan dari perusahaan induk yang tadinya dikelola sendiri kepada perusahaan lain sebagai penyedia tenaga kerja dalam bentuk ikatan kontrak kerja sama.

     Ketentuan mengenai outsourcing diatur dalam Pasal 64 sd 66 Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan yang menyatakan suatu perjanjian kerja yang dibuat antara pengusaha dengan tenaga kerja, dimana perusahaan tersebut dapat menyerahkan sebagian pelaksanaan pekerjaan kepada perusahaan lainnya melalui perjanjian pemborongan pekerjaan yang dibuat secara tertulis.

Kelebihan dan kelemahan Outsourcing
     Menurut Ropikhin (2010), penggunaan tenaga kerja dengan sistem alih daya atau outsourcing memiliki kelebihan dan kelemahan, yaitu sebagai berikut:

a. Kelebihan outsourcing :
     1. Meningkatkan fokus bisnis perusahaan.
     2. Masuk pada kemampuan kelas dunia.
     3. Mempercepat keuntungan dari re-engineering (teknologi baru).
     4. Membagi risiko usaha.
     5. Menggunakan sumber yang ada untuk aktivitas yang lebih strategis.

b. Kelemahan outsourcing :
     1. Perusahaan dapat kehilangan keterampilan kritikal atau mengembangkan ketrampilan yang
       salah, tidak sesuai dengan dengan kompetensi inti.
     2. Perusahaan dapat kehilangan keterampilan lintas fungsional, karena adanya
       penugasan kepada pihak lain.
     3. Perusahaan dapat kehilangan kendali atau pengawasan pada pemasok.
     4. Organisasi perusahaan menjadi sangat tergantung pada pihak vendor atas bentuk kegiatan
       dan sejumlah harga yang ditawarkan kepada perusahaan.

Anda dapat menghubungi kami melalui email info@optimajasa.com atau dengan mengisi formulir yang kami sediakan.

Kami akan segera menghubungi anda setelah memperoleh data input.